HOME Back

Use the

Planning a Trip to Japan?

Share your travel photos with us by hashtagging your images with #visitjapanjp

SG045_6 SG045_6

PANDUAN Panduan Mendaki Gunung Fuji

Cara mendaki Gunung Fuji, puncak paling terkenal di Jepang

Dengan ketinggian 3.776 meter, Gunung Fuji adalah puncak paling ikonis di Jepang dan simbol suci negara ini. Setiap tahun, lebih dari 200.000 orang—termasuk banyak pendaki pemula—mendakinya. Meskipun pendakian ini populer, kesehatan yang baik dan persiapan yang matang sangatlah penting. Karena ketinggiannya, penyakit ketinggian sering terjadi, dan fluktuasi suhu sangat ekstrem. Berbagai jalur pendakian juga terdiri dari endapan abu vulkanik dan dapat menjadi tantangan, sehingga perlengkapan teknis yang memadai dan sepatu hiking sangatlah penting. Jangan salah, menaklukkan Gunung Fuji adalah sebuah pencapaian.

Peraturan Baru Gunung Fuji (2025)

Mulai tahun 2025, beberapa aturan baru diberlakukan bagi orang yang ingin mendaki Gunung Fuji:

Musim pendakian dimulai pada awal Juli dan berakhir pada awal September

Semua pendaki diperbolehkan masuk mulai pukul 03.00 hingga 14.00, sementara akses antara pukul 14.00 dan 03.00 terbatas untuk pengunjung yang memiliki reservasi pondok gunung.

Biaya pendakian wajib sebesar 4.000 yen per orang.

Sebelum Anda mempertimbangkan pendakian, pastikan Anda telah memeriksa informasi terkini di situs web resmi Pendakian Gunung Fuji .

Jalur Pendakian Gunung Fuji

Gunung Fuji dapat didaki melalui empat jalur resmi, masing-masing dimulai dari Stasiun ke-5:

Jalur Yoshida : Rute yang paling populer dan mudah diakses, dengan banyak fasilitas dan rute menurun terpisah, menjadikannya ideal untuk pemula dan pendakian saat matahari terbit tetapi sering kali ramai.

Jalur Fujinomiya : Rute terpendek dan tercuram, dengan jalur pendakian dan penurunan bersama.

Jalur Subashiri : Pengalaman yang lebih tenang dan menyatu dengan Jalur Yoshida di dekat puncak.

Jalur Gotemba : Rute terpanjang dan paling jarang dikembangkan, dimulai dari ketinggian yang lebih rendah dan direkomendasikan bagi pendaki berpengalaman yang mencari tantangan.

FAQ Pendakian Gunung Fuji

Kapan waktu terbaik dalam setahun untuk mendaki Gunung Fuji?

Gunung Fuji dibuka untuk pendaki dari awal Juli hingga awal September, dan musim puncak berlangsung dari akhir Juli hingga akhir Agustus. Jalur pendakian paling ramai selama liburan Obon, yang biasanya jatuh pada pertengahan Agustus. Jalur dapat ditutup karena hujan atau angin, jadi aturlah waktu pendakian Anda dengan cermat.

Kapan waktu terbaik dalam satu hari untuk mendaki Gunung Fuji?

Banyak pendaki memilih perjalanan dua hari, beristirahat di pondok yang terletak di tengah gunung sebelum berangkat ke puncak pada dini hari. Rencana ini akan membawa Anda ke puncak tepat waktu untuk menyaksikan matahari terbit yang indah.

Seperti apa cuaca di Gunung Fuji?

Cuaca dapat berubah drastis di sepanjang jalur, dan badai petir sering terjadi di sore hari. Di pertengahan musim panas sekali pun, suhu di puncak berkisar antara lima hingga delapan derajat Celsius. Pakaian berlapis dan hangat sangat penting.

Bagaimana merencanakan pendakian Gunung Fuji?

Mendaki Gunung Fuji—terutama di malam hari—membutuhkan perencanaan yang matang dan perlengkapan yang tepat. Pesanlah pondok gunung terlebih dahulu karena pondok-pondok tersebut cepat penuh selama musim puncak. Ketinggian dapat menyebabkan pusing atau mabuk ketinggian , jadi penting untuk menjaga kecepatan, tetap terhidrasi, dan membawa makanan yang cukup. Menginap semalam akan membantu aklimatisasi.

Apakah saya memerlukan izin khusus untuk mendaki Gunung Fuji?

Tidak diperlukan izin khusus, tetapi Anda akan dikenakan biaya pendakian wajib sebesar 4.000 yen. Beberapa jalur mungkin juga memerlukan pemesanan lebih dulu selama musim pendakian resmi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web resmi Pendakian Gunung Fuji .

Apa yang harus saya bawa untuk mendaki Gunung Fuji?

Bekali diri Anda dengan sepatu hiking yang tepat, topi, sarung tangan, jas hujan, jaket, pakaian dalam yang cepat kering, senter kepala, kantong sampah, tongkat jalan, makanan, dan uang saku. Rencanakan untuk minum setidaknya dua liter air. Jika ragu, periksa kembali panduan resminya.

Fasilitas apa saja yang ada di Gunung Fuji?

Pondok-pondok pegunungan di sepanjang jalur pendakian dilengkapi dengan air dan perlengkapan lain seperti tongkat pendakian dan makanan ringan. Jika Anda menginap di salah satu pondok ini, perlu diketahui bahwa tidak ada air ledeng, dan toiletnya tidak terhubung dengan pipa ledeng.

Di mana tempat menginap di dekat Gunung Fuji?

Danau Kawaguchiko menawarkan banyak akomodasi dan mudah dicapai dari Stasiun ke-5 Jalur Yoshida. Jika Anda punya waktu, bersantailah di area Lima Danau Fuji yang indah dan nikmati berendam di pemandian air panas setempat setelah pendakian. Selain itu, bus langsung dan kereta ekspres terbatas akan membuat perjalanan kembali ke Tokyo menjadi lebih cepat dan mudah.

Bagaimana cara menuju ke Gunung Fuji?


Dengan bus dari Tokyo:
Langsung ke Stasiun ke-5 Jalur Yoshida (dua setengah jam, hanya musim panas)

Dengan kereta dari Tokyo dan kota-kota lain:
Jalur Yoshida paling mudah diakses melalui Stasiun Kawaguchiko.
Jalur di sisi Shizuoka paling mudah diakses melalui Stasiun Shin-Fuji.

Untuk informasi lebih lanjut, pastikan untuk memeriksa situs web resmi.

Apakah saya memerlukan pemandu untuk mendaki Gunung Fuji?

Pemandu memang tidak wajib, tetapi untuk pendakian yang bebas stres, pertimbangkan untuk mengikuti tur berpemandu. Perusahaan perjalanan dapat mengurus transportasi, pemandu, makanan, dan reservasi pondok—sehingga Anda dapat fokus pada pendakian itu sendiri.

Bisakah saya mendaki Gunung Fuji dalam perjalanan sehari?

Mungkin, tetapi tidak disarankan. Perjalanan ini sangat melelahkan secara fisik dan sebagian besar pendaki lebih suka perjalanan dua hari dengan menginap di pondok untuk menyesuaikan diri dengan ketinggian dan menikmati matahari terbit.

Kata kunci

Please Choose Your Language

Browse the JNTO site in one of multiple languages