2026.01 Menjelajahi Tradisi dan Kuliner Jepang di Mie: Perjalanan yang Tak Terlupakan[PR]
Pemandangan spektakuler dan budaya yang dipelihara oleh laut Shima
Nikmati pemandangan spektakuler Teluk Ago
Teluk Ago adalah teluk dengan air biru tenang dengan gelombang yang berlapis-lapis, membentuk lengkungan indah yang tampak seperti dilukis dengan kuas. Pemandangan dari Observatorium Yokoyama dengan ketinggian 140 meter di atas permukaan laut merupakan pemandangan spektakuler yang wajib dilihat, setidaknya sekali, oleh siapa pun yang mengunjungi Shima. Dihiasi sekitar 60 pulau kecil, permukaan laut yang berkilau memantulkan cahaya dengan lembut menenangkan jiwa pengunjung. Pada hari yang cerah, sinar matahari menyinari seluruh teluk, menyelimuti Anda dengan perasaan yang menerangi hingga ke dalam hati.
Yokoyama Tenku Cafe Terrace (Mirador Shima), yang bersebelahan dengan observatorium, memiliki hidangan populer seperti Shima Soft Cream rasa Ise Hojicha dan Tenku Tropical Soda yang berwarna-warni. Tenku Tropical Soda diisi dengan nanas, markisa, mangga, dan nata de coco, dan rasa manis buah serta karbonasinya yang menyegarkan akan memenuhi mulut Anda.Rasanya menjadi semakin enak saat menikmatinya sambil menyaksikan pemandangan laut yang berkilauan.
Perburuan harta karun untuk menemukan mutiara Anda sendiri
Salah satu harta yang lahir dari laut Shima adalah mutiara. Di Pearl Miki, Anda dapat merasakan pengalaman mengambil mutiara dengan tangan Anda sendiri dari tiram Akoya yang dibudidayakan di Teluk Ago, sebuah pengalaman yang terasa seperti menyentuh misteri laut.. Saat Anda perlahan membuka tiram pilihan Anda dan menemukan mutiara yang bersinar dari dalamnya, kilauan kecil itu bagaikan harta karun pribadi. Mutiara yang telah diambil dapat dibuat menjadi aksesori unik satu-satunya di dunia, seperti kalung atau gantungan kunci, dan dibawa pulang.
Merasakan budaya penyelam wanita dan pemandangan spektakuler
Selain itu, di Shima, Anda juga dapat merasakan budaya Ama, sebuah budaya yang telah hidup berdampingan dengan laut sejak zaman dahulu. Di Fasilitas Pengalaman Pondok Ama Satoumian, Anda dapat menikmati momen istimewa mencicipi hidangan laut segar yang dimasak tepat di depan mata Anda oleh penyelam wanita aktif di atas perapian terbuka. Selain hidangan mewah yang mencakup lobster Ise-Ebi dan abalon, Anda juga dapat menikmati hidangan yang mencakup arare, camilan khas nelayan setempat. Dikelilingi oleh aroma laut dan senyuman hangat para penyelam, Anda dapat menikmati kekayaan laut dengan seluruh pancaindra Anda.. Kehangatan yang tak terlukiskan akan meninggalkan kesan abadi dalam memori perjalanan Anda.
Melepas lelah perjalanan dengan menginap di hotel mewah lengkap dengan semua fasilitasnya
Grand Mercure Ise-shima Resort & Spa
Saat malam tiba dalam hening, para wisatawan akan disambut oleh Grand Mercure Ise-shima Resort & Spa, sebuah resor yang terletak di atas bukit yang menghadap Teluk Matoya, dengan laut dan budaya Shima yang masih melekat di hati. Hotel ini merupakan penginapan dengan paket lengkap yang mencakup segalanya, mulai dari makanan dan minuman hingga aktivitas. Anda dapat bersantai dan menikmati masa inap yang dikelilingi oleh alam Shima tanpa rasa terburu-buru.
Kamar-kamar tamu menawarkan pemandangan panorama laut yang tenang yang tercipta dari pantai Ria. Tersedia juga kamar terhubung yang dapat digunakan bersama keluarga, dan hotel ini telah dirancang dengan cermat untuk memastikan kenyamanan semua orang. Saat berendam di air hangat Shinmisato Onsen, yang telah lama dikenal sebagai tempat mandi penyembuhan, Anda akan merasakan hembusan alam di balik uapnya dan kulit Anda akan terasa lembap.
Makan malam disajikan prasmanan dengan kekayaan kuliner Mie. Anda akan disajikan cita rasa lokal, termasuk shabu-shabu daging sapi Matsusaka yang dimasak di dapur langsung, abalon dimasak dalam cangkang, sashimi ikan kakap merah Ise, kroket Isecha, dll. Setelah makan, Anda dapat bersantai di lounge, dikelilingi cahaya redup dan segelas anggur atau bir lokal – momen damai seperti ini akan menutup hari Anda dengan lembut.
Rasakan Keanggunan dan Keindahan Jepang di Matsusaka
Menyusuri Jalanan Bersejarah dengan Memakai Kimono
Dari Shima, pergilah ke utara menuju Matsusaka, sebuah kota kastel yang masih mempertahankan tradisi dan hidangan lezatnya. Di sini, berbagai pengalaman yang memungkinkan Anda merasakan langsung kehalusan estetika Jepang dan semangat keramahtamahannya telah menanti.
Pertama, kunjungi Utsukushiya Town Walk, tempat Anda akan mengenakan kimono Matsusaka Momen dan menyusuri jalanan menawan dengan sandal zori. Matsusaka Momen, dengan garis-garis indigo dan putihnya yang indah, adalah kain berkualitas tinggi yang sangat populer selama zaman Edo (1603-1867) sebagai “mode terkini di Edo (kini Tokyo)”. Setelah mencoba kimono bergaya ini di Toko Kimono Utsukushiya Higashimura, berjalan-jalanlah di sekitar kediaman penjaga kastel yang dipenuhi pagar cemara dan jalanan berbatu, dan Anda akan merasa seperti perlahan memutar balik waktu.
Sesuai keinginan, Anda juga dapat menikmati tur berpemandu keliling distrik bersejarah atau tur jalan-jalan kuliner di distrik perbelanjaan. Ini adalah kesempatan berfoto yang luar biasa dan kesempatan untuk merasakan budaya Jepang dari dekat.
Cicipi daging sapi Matsusaka kebanggaan Jepang
Setelah lelah berjalan, nikmatilah daging sapi Matsusaka, sebuah karya seni daging kebanggaan Matsusaka, di lokasi aslinya. Daging sapi Matsusaka adalah salah satu daging sapi Wagyu terbaik, bersama dengan daging sapi Kobe dan daging sapi Omi. Di Gyugin Honten, Anda dapat menikmati sukiyaki dan pemanggangan jaring di ruang tatami menawab yang telah beroperasi sejak zaman Meiji. Momen ketika daging terbaik meleleh di mulut Anda dengan rasa manisnya sungguh merupakan kenikmatan tersendiri. Menikmati hidangan sambil merasakan kehangatan arsitektur tradisional Jepang akan membuat Anda merasa seperti berada di gulungan gambar bersejarah.
Beristirahat sejenak dengan manisan matcha
Prefektur Mie merupakan salah satu daerah penghasil teh terkemuka di Jepang. Di kafe teh Jepang Shinryoku Sabo, yang dikelola langsung oleh para petani teh, Anda dapat menikmati teh Jepang autentik dan kudapan manis matcha. Prefektur Mie adalah salah satu daerah penghasil teh terkemuka di Jepang, dan di sini, staf akan dengan cermat menjelaskan cara menyeduh fukamushi sencha (sencha kukus), yang dikukus dalam waktu lama untuk menciptakan rasa yang lembut dan kaya rasa. Sambil menikmati aroma dan rasa yang berubah dari seduhan pertama, kedua, hingga ketiga, Anda dapat menikmati momen yang diselimuti ketenangan budaya Jepang bersama kudapan manis matcha yang elegan. Dipenuhi dengan sentuhan estetika Jepang, “secangkir kehangatan” ini dengan lembut mewarnai kenangan perjalanan Anda.
Dua bandara praktis yang berfungsi sebagai pintu gerbang ke Ise dan Toba di Prefektur Mie: Bandara Internasional Chubu Centrair dan Bandara Internasional Kansai. Dari Osaka, Kyoto, dan Nagoya, Anda dapat dengan mudah mengakses area ini dengan kereta, dan dari Tokyo, Anda juga dapat naik Shinkansen melalui Nagoya atau bus ekspres malam.
Related Links
Situs web resmi |
| URL:https://visitmie-japan.travel/en/ |
|
|
|
|
| URL:https://www.instagram.com/visitmie/ |
Observatorium Yokoyama Mirador Shima |
| URL:http://mirador.puebloamigo.jp/en/ |
Fasilitas Pengalaman Pondok Ama Satoumian |
| URL:https://satoumian.com/en |
Grand Mercure Ise-shima Resort & Spa |
| URL:https://grand-mercure-iseshima-resortandspa.jp/en/ |
Utsukushiya Town Walk (Pengalaman Matsusaka Momen) |
| URL:https://www.iseshima-kanko.jp/en/see-and-do/2952 |
Gyugin Honten |
| URL:https://www.gyugin-honten.co.jp/ |