HOME Back

Use the

Planning a Trip to Japan?

Share your travel photos with us by hashtagging your images with #visitjapanjp

IT051 IT051

Rute perjalanan Warisan Dunia Menawan di Tohoku Tempat peristirahatan dengan khasiat penyembuhan melewati barisan gunung Shirakami dan Dua Belas Danau Juniko

Pusaka alam di rute terpencil

Jelajahi barisan gunung Shirakami Sanchi yang tersembunyi di antara Prefektur Akita dan Aomori di sebelah utara Tohoku. Wilayah ini merupakan rumah bagi hutan pohon beechwood yang luas dan mengelilingi wilayah Dua Belas Danau Juniko.

Photo copyright: © East Japan Railway Company

Atraksi

    Nikmati pemandangan mengagumkan di atas layanan kereta api lokal Gono Line yang melewati bagian bawah barisan gunung Shirakami Sanchi
    Jelajahi wilayah Dua Belas Danau Juniko yang indah
    Rasakan angin silir-semilir dan ketenangan dari suara deburan ombak Laut Jepang di bagian luar pemandian mata air panas Onsen Furofushi

Menuju lokasi

Dari Tokyo: 4 jam 45 menit

Naik Shinkansen JR Arita Komachi dari Stasiun JR Tokyo ke Stasiun Akita (3 jam 50 menit). Pindah ke kereta api JR Ou Line Limited Express Tsugaru ke Stasiun Higashi-Noshiro (45 menit). Dari Higashi-Noshiro, naik kereta api JR Gono Line Resor Shirakami ke Stasiun Juniko (1 jam 15 menit).

hari 1
JR Gono Line Flanked by the sea and mountains

Naik kereta api Gono Line dan nikmati pemandangan menakjubkan Laut Jepang di satu sisi dan Pegunungan Shirakami nan indah di sisi lain. Jalur kereta api ini dianggap sebagai salah satu jalur paling indah di seluruh Jepang.

Resor Shirakami adalah kereta api wisata yang beroperasi di sepanjang Gono Line. Anda tidak akan mengalami perjalanan kereta api biasa karena berbagai acara dan pertunjukan musik diadakan secara rutin di atas kereta api ini. Dengarkan nada khas Shamisen, alat musik tradisional Jepang tiga senar yang memikat.

Photo copyright: © East Japan Railway Company

1 jam 15 menit

Dari Stasiun Juniko di JR Gono Line, naik Bus Konan selama 15 menit menuju Perhentian Oike ke Oku Juniko

Dua Belas Danau Juniko Savor the taste of pure fresh water

Jelajahi jalur di Juniko, sekelompok danau dan kolam jernih berwarna biru langit yang dikelilingi oleh hutan pohon beech di sebelah barat barisan Pegunungan Shirakami.

Semua danau ini terbentuk dari tanah longsor yang terjadi akibat gempa bumi besar pada tahun 1704. Sebenarnya terdapat 33 danau, tetapi wilayah ini disebut sebagai Juniko, atau 12 danau, karena hanya 12 danau yang bisa dilihat dari gunung yang runtuh. Anda bahkan dapat mencicipi kesegaran air murni dari Juniko.

Nikmati pemandangan memukau Ngarai Nihon, yang mengingatkan kita dengan Grand Canyon di Amerika Serikat yang terkenal. Di sini, Anda akan terpukau oleh lembah dan tebing berbentuk U yang kokoh, serta permukaan bebatuan yang menawan dengan batu putih yang terbelah akibat erosi dan penguraian.

Kecil itu indah, Anda akan menyadari hal ini di Kolam Nakamichi-no-ike nan memesona, yang memantulkan warna hijau gelap dari pepohonan di sepanjang jalur pegunungan.

Perhentian berikutnya di jalur Anda adalah Danau Wakitsubo-no-ike, yang terkenal di antara Danau Juniko berkat airnya yang berwarna biru dan jernih.

Lanjutkan menuju Danau Ochikuchi-no-ike, lokasi fotografi ternama, yang sangat menawan pada musim gugur saat warna pepohonan beech di sekelilingnya berubah menjadi warna jingga yang sangat indah.

Singgahlah di Danau Aoike dengan airnya yang berwarna biru jernih. Secara harfiah, dalam bahasa Jepang namanya berarti Kolam Biru.

30 menit

Naik bus Konan ke Onsen Furofushi selama 30 menit dari Stasiun Juniko atau selama 45 menit dari Perhentian Bus Area Parkir Oku Juniko

Onsen Furofushi The answer to eternal youth

Istirahatkan kaki Anda setelah menyusuri jalur dan menginaplah di Onsen Furofushi. Hotel onsen ini terkenal akan pemandian luar ruangan yang menjorok ke Laut Jepang. Rasakan angin sepoi-sepoi dan dengarkan suara deburan ombak saat Anda berendam dengan pemandangan cakrawala yang memukau.

Sumber mata air panas alami ini berasal dari kedalaman 200 meter di bawah tanah, dan nama Furofushi berasal dari pepatah: “Jika saya merawat diri di sini, saya tidak akan pernah menua atau melemah”.

hari 2

13 menit

Jalan kaki ke Stasiun Henashi selama 10 menit dari Onsen Furofushi dan naik kereta api JR Gono Line selama 3 menit ke Stasiun WeSpa Tsubakiyama. WeSpa Tsubakiyama berada di depan stasiun.

40 menit

Naik kereta api JR Gono Line Resor Shirakami selama 40 menit melewati Fukaura dan menyusuri sepanjang pesisir ke Stasiun Senjojiki

Senjojiki View unusual rock formations as you travel along the coast

Lanjutkan perjalanan Anda di Gono Line melewati kota pegunungan Fukaura menuju Stasiun Senjojiki. Selama perjalanan, amati berbagai formasi batuan tidak lazim yang terbentuk oleh fenomena alam selama jutaan tahun. Turunlah di Senjojiki untuk berjalan kaki menyusuri pesisir dan melihat beberapa formasi dari dekat.

Lanskap batuan di sekitar pesisir Senjojiki terbentuk setelah tanah naik selama gempa bumi besar lebih dari 200 tahun lalu. Bersenang-senanglah sambil mencari batu yang menarik.

Menjelajah Lebih Jauh
Kakunodate A town steeped in samurai history

Jika Anda pulang kembali ke arah Tokyo, luangkan waktu untuk mengunjungi Kakunodate. Temukan arsitektur autentik dari era Edo dan susuri kawasan samurai yang terawat apik di kota abad ke-17 ini. Kota ini terkenal akan bunga sakura dan berada dekat dengan perbatasan antara prefektur Akita dan Iwate. Untuk perjalanan singkat lain, pertimbangkan untuk menjelajahi Prefektur Iwate dan kota Hiraizumi yang merupakan Warisan Dunia.

Jika Anda memilih menuju ke utara di sepanjang pesisir dari Stasiun Senjojiki, Anda akan memasuki Prefektur Aomori, tempat penyelenggaraan Festival Nebuta yang penuh warna dan kota istana kuno Hirosaki .

Please Choose Your Language

Browse the JNTO site in one of multiple languages